hai ^^ perkenalkan namaku bella ^^ *gapenting
ini cerpen pertamaku , maaf kalo kurang bagus, maap juga kalo ceritanya GJ , soal nya ini cuma nyoba-nyoba, aku juga bukan penulis yang handal.
namanya juga baru belajar :D
daripada kebanyakan ngemeng , langsung baca aja deh =D
happy reading ^^
“hhaahh !! akhirnya selesai juga” kataku sambil membaringkan tubuhku di ranjang kesayanganku.
“chagi , eomma akan jalan-jalan ke mall. Kau ikut tidak ?” tanya eommaku dari luar kamarku.
“ah, ne eomma, aku ikut . tunggu sebentar” teriakku dari dalam kamar. “baiklah”sahut eommaku.
ini cerpen pertamaku , maaf kalo kurang bagus, maap juga kalo ceritanya GJ , soal nya ini cuma nyoba-nyoba, aku juga bukan penulis yang handal.
namanya juga baru belajar :D
daripada kebanyakan ngemeng , langsung baca aja deh =D
happy reading ^^
Love Story
Selamat pagi dunia .. selamat
pagi cinta :)
ah , sebenarnya aku sangat sebal hari ini , bagaimana tidak ? weekend sudah berakhir dan aku ? ya aku akan kembali sekolah seperti biasa. Ya aku kuliah di salah satu universitas ternama di sini. Bukannya aku benci karena aku harus kuliah , benci dengan guru atau pun dengan mata pelajarannya. Tidak! sama sekali tidak ! aku benci karena pasti aku akan bertemu dengan namja sialan itu. Yak Cho Kyuhyun, siapa yang tidak kenal dengannya ? seorang member dari grup band terkenal , yak Super Junior atau biasa disebut suju , siapa yang tak kenal dengannya. Yah, tampangnya bisa dibilang lumayan tampan , otaknya pun tidak kalah tampan dengan wajahnya. Yak dia hampir mendekati sempurna, ya itu hampir dan dia belum sepenuhnya sempurna , karna apa ? sifat nya yang yah sangat menyebalkan , sangat-sangat menyebalkan.
“sayang apa kau sudah bangun?”. Teriak eommaku dari luar. Yakk ! eomma lah yang telah menyadarkanku dari lamunanku. Yak ! apa yang ku lamunkan tadi ? dasar babo ! aku pun menjitak kepalaku sendiri.” Ne eomma. Aku sudah bangun.” Teriak ku dari dalam kamar. “baiklah, cepat mandi , kami menunggumu di ruang makan”. “ne ,eomma “. Sahut ku dari dalam kamar untuk menjawab perintah eommaku. Aku berjalan lemas menuju ruang makan. “Ada apa denganmu ? apa kau sakit ?”.tanya eommaku “ah tidak , aku hanya malas saja hari ini -_-” jawabku dengan malas. “wajahmu jelek sekali jika kau seperti itu. Cobalah tersenyum ” kata appaku sambil tertawa meledekku. Aku hanya tersenyum masam kepada appaku.
ah , sebenarnya aku sangat sebal hari ini , bagaimana tidak ? weekend sudah berakhir dan aku ? ya aku akan kembali sekolah seperti biasa. Ya aku kuliah di salah satu universitas ternama di sini. Bukannya aku benci karena aku harus kuliah , benci dengan guru atau pun dengan mata pelajarannya. Tidak! sama sekali tidak ! aku benci karena pasti aku akan bertemu dengan namja sialan itu. Yak Cho Kyuhyun, siapa yang tidak kenal dengannya ? seorang member dari grup band terkenal , yak Super Junior atau biasa disebut suju , siapa yang tak kenal dengannya. Yah, tampangnya bisa dibilang lumayan tampan , otaknya pun tidak kalah tampan dengan wajahnya. Yak dia hampir mendekati sempurna, ya itu hampir dan dia belum sepenuhnya sempurna , karna apa ? sifat nya yang yah sangat menyebalkan , sangat-sangat menyebalkan.
“sayang apa kau sudah bangun?”. Teriak eommaku dari luar. Yakk ! eomma lah yang telah menyadarkanku dari lamunanku. Yak ! apa yang ku lamunkan tadi ? dasar babo ! aku pun menjitak kepalaku sendiri.” Ne eomma. Aku sudah bangun.” Teriak ku dari dalam kamar. “baiklah, cepat mandi , kami menunggumu di ruang makan”. “ne ,eomma “. Sahut ku dari dalam kamar untuk menjawab perintah eommaku. Aku berjalan lemas menuju ruang makan. “Ada apa denganmu ? apa kau sakit ?”.tanya eommaku “ah tidak , aku hanya malas saja hari ini -_-” jawabku dengan malas. “wajahmu jelek sekali jika kau seperti itu. Cobalah tersenyum ” kata appaku sambil tertawa meledekku. Aku hanya tersenyum masam kepada appaku.
***
Hari ini aku benar-benar malas, sangat malas sekali. “ah ,
mianhae. Aku tidak sengaja” kataku sambil memberesi buku-bukuku yang jatuh saat
aku menabrak orang ini. “dasar babo ! jalanlah dengan hati-hati , jangan jalan sambil melamun ! “
katanya dengan keras , aku rasa aku mengenali suara itu , aku pun langsung
mendongakkan kepalaku ke atas . “yakk !! ternyata orang itu kau ! tau begitu
aku tidak akan meminta maaf padamu!” kataku ketika aku tahu bahwa orang yang
aku tabrak tadi adalah namja sialan itu. “dasar babo ! kau yang menabrakku
,kenapa kau yang marah-marah padaku hah ?!” teriak namja babo itu. Aku pun
hanya mendengus kesal dan meninggalkan namja itu.
Aku pun masuk kelas, dan tidak lama setelah itu aku melihat
kibum hyung datang. “annyeong ^^”
sapaku pada kibum hyung. Aku telah menganggap kibum hyung sebagai kakakku
sendiri , itu karena aku memang anak tunggal dari keluargaku. Yah walaupun
semua member suju terutama kibum hyung dekat denganku ,tapi tetap saja aku
masih sebal dengan namja sial satu itu , semua member aku anggap hyung ,tapi
tidak dengan namja satu itu , aku lebih suka memanggilnya babo daripada hyung,
yahh walaupun umurku 2 tahun lebih muda dari umurnya. Itu semua karena sifatnya
yag aneh itu -_-
“annyeong chagi :)” balas kibum hyung
dengan killer smilenya. Tak lama setelah aku baru saja bergurau dengan kibum
hyung, namja sial itu sudah masuk ke dalam kelas. “annyeong hyung^^” sapanya sok imut kepada
kibum hyung. “aissh !! jangan memasang wajah seperti itu di depan hyungku”
kataku ketus. “annyeong ^^” jawab kibum hyung dengan ramah. “kenapa harus
dijawab ?” tanyaku kepada kibum hyung, “dia juga manusia kan , sama sepertimu
?” “ah, aku rasa dia setan bukan manusia !” kataku sambil memanyunkan bibirku.
“hei, mukamu sangat jelek jika seperti itu” kata si evil itu. Kibum hyung dan
evil itu tertawa dengan puasnya. Aku hanya memanyunkan bibirku dan meninggalkan
mereka menuju bangkuku.
***
“hhaahh !! akhirnya selesai juga” kataku sambil membaringkan tubuhku di ranjang kesayanganku.
“chagi , eomma akan jalan-jalan ke mall. Kau ikut tidak ?” tanya eommaku dari luar kamarku.
“ah, ne eomma, aku ikut . tunggu sebentar” teriakku dari dalam kamar. “baiklah”sahut eommaku.
***
“eomma aku lapar. Bisakah kita makan sekarang ?” rengekku
pada eommaku. “sebentar chagi, eomma sedang memilih pakaian” “aish eomma
>< aku sudah lapar” “tunggu sebentar lagi”. Aku hanya memanyunkan
bibirku. Aku bosan mengikuti eommaku disini. Aku pun meminta izin kepada
eommaku untuk pergi keluar sebentar. Aku berjalan menyusuri jalan dan berhenti di
sebuah taman yang sangat indah. Disana juga terdapat anak kecil yang sedang
bermain-main. Yakk ,aku memang suka dengan anak kecil , entah kenapa melihat
wajahnya yang polos dan lucu membuat hatiku terasa damai.
“ babo ! sedang apa kau disini ?”. aku sangat kaget saat
mendengar seorang namja menghampiriku. “aisshh >< kau lagi ! apa kau
mengikutiku ?”tanyaku dengan polos. “siapa yang mengikutimu kenapa kau merasa
seperti itu ?” “lalu kenapa kau mengikutiku?” “dasar babo ! kau belum menjawab
pertanyaanku , kenapa kau kembali bertanya hah ?”. yakk! Sebuah jitakan
berhasil mendarat di kepalaku. “yakk kau ini ! itu menyakitkan “ “haha aku kira
orang sepertimu tidak akan merasa sakit dengan jitakan seperti itu “ “kau kira
kepalaku ini apa hah ? batu ?”.
Tiba-tiba seorang anak kecil
mengagetkan kami “wahh~ kakak ini terlihat sangat serasi. Kalian terlihat
sangat mesra”.
“wwwhhooaaa ~.... aku serasi dengan orang ini ? ANDWAE.. !!! “ teriakku dengan frustasi. “kkkk~” namja itu hanya terkekeh dengan seringai evilnya. “yakk !! kenapa kau malah tertawa hah ?” “tidak. Wajahmu sangat lucu ketika kau frustasi seperti itu.”ejeknya. “dasar namja gila!” “yyakk!! Apa yang kau bilang tadi hah ?!” “ahh~ tidak a .. ku.. aku hanya sedikit kesal saja dengan anak kecil itu” kataku gugup kemudian sambil menunjuk ke arah anak kecil yang tadi meledekku. Bagaimana tidak gugup, tiba-tiba saja wajahnya sangat menyeramkan seperti itu aissh.
“aku akan pulang” kataku kemudian. Aku mengambil tasku dan kemudian meninggalkannya pergi begitu saja.
“wwwhhooaaa ~.... aku serasi dengan orang ini ? ANDWAE.. !!! “ teriakku dengan frustasi. “kkkk~” namja itu hanya terkekeh dengan seringai evilnya. “yakk !! kenapa kau malah tertawa hah ?” “tidak. Wajahmu sangat lucu ketika kau frustasi seperti itu.”ejeknya. “dasar namja gila!” “yyakk!! Apa yang kau bilang tadi hah ?!” “ahh~ tidak a .. ku.. aku hanya sedikit kesal saja dengan anak kecil itu” kataku gugup kemudian sambil menunjuk ke arah anak kecil yang tadi meledekku. Bagaimana tidak gugup, tiba-tiba saja wajahnya sangat menyeramkan seperti itu aissh.
“aku akan pulang” kataku kemudian. Aku mengambil tasku dan kemudian meninggalkannya pergi begitu saja.
***
Saat sampai dirumah , aku langsung saja dilempari pertanyaan
dari eommaku “yakk! Kau ini kemana saja ? eomma mencarimu tadi. Handphonemu
juga tidak aktif. Apa kau baik-baik saja ?”
“ahh~ eomma ini. Jika kau bertanya terus ,kapan aku menjawabnya ?” kataku.
“ahh.. ne chagi , baiklah~ dari mana saja kau ini ?”
aku tertawa kecil melihat eommaku seperti ini. “ah~ aniya eomma ,aku hanya jalan-jalan saja. Aku bosan menunggumu. Aku juga tidak mendengar suara dari handphoneku, coba aku cek dulu.” Akupun langsung melihat handphone ku , dan benar saja eomma sudah 7 kali menelponku.
“mianhae eomma aku tidak tau” kataku manja kepada eommaku.
“gwenchana chagi. Lain kali jangan membuat eomma khawatir lagi ne J arrashi”
“ne, eomma arraseo J. Aku ke kamar dulu ne”
“ne chagi”. Aku pun berjalan menuju kamarku.
ahh~ lega sekali berada disini ,inilah surgaku kkk~ . sekilas aku teringat kejadian saat aku bertemu kyuhyun di taman tadi. Kenapa dia terlihat tampan seperti itu ,ahh~ kenapa aku memikirkan namja itu. Tapi, namja itu benar-benar tampan. Bahkan saat bersamanya ,aku sampai tidak tau kalau eomma menelponku. Ini aneh, benar-benar aneh.
“ahh~ eomma ini. Jika kau bertanya terus ,kapan aku menjawabnya ?” kataku.
“ahh.. ne chagi , baiklah~ dari mana saja kau ini ?”
aku tertawa kecil melihat eommaku seperti ini. “ah~ aniya eomma ,aku hanya jalan-jalan saja. Aku bosan menunggumu. Aku juga tidak mendengar suara dari handphoneku, coba aku cek dulu.” Akupun langsung melihat handphone ku , dan benar saja eomma sudah 7 kali menelponku.
“mianhae eomma aku tidak tau” kataku manja kepada eommaku.
“gwenchana chagi. Lain kali jangan membuat eomma khawatir lagi ne J arrashi”
“ne, eomma arraseo J. Aku ke kamar dulu ne”
“ne chagi”. Aku pun berjalan menuju kamarku.
ahh~ lega sekali berada disini ,inilah surgaku kkk~ . sekilas aku teringat kejadian saat aku bertemu kyuhyun di taman tadi. Kenapa dia terlihat tampan seperti itu ,ahh~ kenapa aku memikirkan namja itu. Tapi, namja itu benar-benar tampan. Bahkan saat bersamanya ,aku sampai tidak tau kalau eomma menelponku. Ini aneh, benar-benar aneh.
Ya Tuhan .. apa yang aku rasakan saat ini ,semuanya terasa
berbeda. Saat melihat senyumnya... rasanya jantungku akan segera loncat dari
tempatnya. Tuhan... apa ini namanya jatuh cinta ? tapi, mana mungkin aku jatuh
cinta kepada orang itu. Ini sangat membingungkan.
“hooaahhmm .... sudah pagi lagi
ya ?” desahku sambil menggeliat. Aku pun langsung keluar dari kamar. “selamat
pagi eomma” sapaku saat bertemu dengan eommaku.
“aisshh... kau ini belum mandi ?” kata eommaku. “hehe (nyengir kuda) ,mian eomma, aku malas sekali hari ini. Apa aku boleh libur saja ,tidak usah kuliah ” kataku merengek sambil meminum susu yang baru saja disiapkan eommaku. “terserahmu saja” sahut eommaku malas. “ ayolah eomma , ku mohonn ..” kataku memelas. “hemmm(menghela napas panjang) baiklah” “aaa~ gomawoyo eomma” kataku sambil memeluk eommaku. “ne cheonma. Cepat mandi sana ,bau tau tidak ?” kata eommaku sambil mendorongku dari pelukannya. “hehe mian eomma, baiklah duluan yaa” kataku sambil nyengir kuda kemudian berlari meninggalkan eommaku. “eiitt.. mau kemana ?” teriak eommaku. “ya pergi mandi lahh... “ sahutku dari kejauhan.
“aisshh... kau ini belum mandi ?” kata eommaku. “hehe (nyengir kuda) ,mian eomma, aku malas sekali hari ini. Apa aku boleh libur saja ,tidak usah kuliah ” kataku merengek sambil meminum susu yang baru saja disiapkan eommaku. “terserahmu saja” sahut eommaku malas. “ ayolah eomma , ku mohonn ..” kataku memelas. “hemmm(menghela napas panjang) baiklah” “aaa~ gomawoyo eomma” kataku sambil memeluk eommaku. “ne cheonma. Cepat mandi sana ,bau tau tidak ?” kata eommaku sambil mendorongku dari pelukannya. “hehe mian eomma, baiklah duluan yaa” kataku sambil nyengir kuda kemudian berlari meninggalkan eommaku. “eiitt.. mau kemana ?” teriak eommaku. “ya pergi mandi lahh... “ sahutku dari kejauhan.
***
“hhuuaahh ~ apa seperti ini ya rasanya membolos. Hehe”.
Kataku sambil melangkah menyusuri jalan. Lega sekali rasanya keluar dari
pelajaran yang membosankan dan membuatku pusing setengah mati.
“dasar murid bodoh. Kenapa kau membolos hah ?”
‘ya tuhann suara siapa lagi itu ?’ batinku dalam hati
“aisshh kau lagi. Lalu, kau kenapa disini ? bukannya kau juga membolos hah ?”
“kau ini benar-benar. Kau belum menjawab pertanyaanku kenapa kau balik bertanya hah ?”
“haasshh .. baiklah, aku hanya bosan saja. Lalu kenapa kau juga ada disini ?”
“berjalan-jalan sambil menikmati udara segar.” Katanya datar dan tatapannya masih tetap saja lurus kedepan. Dingin. Dingin sekali. Tapi kenapa aku sangat tenang saat menatap wajahnya yang dingin itu. Tuhan ... wajahnya sangat menenangkan sekali.
“hei kenapa kau melamun” katanya sambil melambai-lambaikan tangan didepan wajahku yang spontan berhasil membuatku kaget dan membuyarkan lamunanku.
“ahh tidak. Kajja kita jalan”
“apa ? kau mengajakku jalan bersama denganmu ? kau bilang apa tadi ? kita? Apa aku tidak salah dengar ? haha” katanya mengejekku sambil tertawa evil penuh kemenangan.
“aah tidak. Kau ini bicara apa? Kenapa kau sangat PD ?” kataku sambil berjalan meninggalkannya, aku sangat malu, benar-benar malu. Tuhann jangan sampai setan ini tau kalau aku menyukainya, dia pasti akan mengejekku habis-habisan.
dia mengikutiku di belakang sembari menertawaiku terus-terusan.
aku hanya bersikap acuh tak acuh kepadanya.
“dasar murid bodoh. Kenapa kau membolos hah ?”
‘ya tuhann suara siapa lagi itu ?’ batinku dalam hati
“aisshh kau lagi. Lalu, kau kenapa disini ? bukannya kau juga membolos hah ?”
“kau ini benar-benar. Kau belum menjawab pertanyaanku kenapa kau balik bertanya hah ?”
“haasshh .. baiklah, aku hanya bosan saja. Lalu kenapa kau juga ada disini ?”
“berjalan-jalan sambil menikmati udara segar.” Katanya datar dan tatapannya masih tetap saja lurus kedepan. Dingin. Dingin sekali. Tapi kenapa aku sangat tenang saat menatap wajahnya yang dingin itu. Tuhan ... wajahnya sangat menenangkan sekali.
“hei kenapa kau melamun” katanya sambil melambai-lambaikan tangan didepan wajahku yang spontan berhasil membuatku kaget dan membuyarkan lamunanku.
“ahh tidak. Kajja kita jalan”
“apa ? kau mengajakku jalan bersama denganmu ? kau bilang apa tadi ? kita? Apa aku tidak salah dengar ? haha” katanya mengejekku sambil tertawa evil penuh kemenangan.
“aah tidak. Kau ini bicara apa? Kenapa kau sangat PD ?” kataku sambil berjalan meninggalkannya, aku sangat malu, benar-benar malu. Tuhann jangan sampai setan ini tau kalau aku menyukainya, dia pasti akan mengejekku habis-habisan.
dia mengikutiku di belakang sembari menertawaiku terus-terusan.
aku hanya bersikap acuh tak acuh kepadanya.
Aku pun menuju ke taman diseberang sana. Entah kenapa
tiba-tiba aku terjatuh. Tidak tepatnya aku dan kyuhyun. Ya Tuhan .. kyuhyun
menyelamatkanku. Ahhh..... kenapa aku ceroboh sekali tadi. “kyuhyun-ah , kau
tidak apa-apa”. Dia hanya meringis kesakitan saat aku menghampirinya.
“kyuhyun-ah , tunjukkan padaku mana yang sakit ?” kataku dengan nada khawatir
sambil mencari-cari bagian tubuh kyuhyun yang terluka. “ahh” kyuhyun meringis kesakitan ketika aku
memegang lengannya. “disini yang sakit ?. tunggu sebentar” kataku sambil
membuka lengan kemeja panjang kyuhyun. “tanganmu terluka. Hmm... ikut aku.”
Kataku kemudian. Andwaee~ kaki kyuhyun. “apa kakimu juga sakit ?” tanyaku
ketika melihat kyuhyun yang kesusahan untuk bangun. Dia hanya mengangguk. “tunggu
sebentar, ne” kataku kemudian melangkah menuju minimarket dekat taman itu untuk
membeli obat merah. Akupun kembali dan langsung mengobati luka namja itu.
“kenapa kau mau menolongku ?”
kataku sambil memberesi obat merah dkk tadi. “kau ini bodoh atau apa hah ?! kau
pikir aku tidak punya perasaan apa ? mana mungkin aku tega melihatmu tertabrak
mobil, lagipula eomma mu juga pasti akan memarahiku.” Katanya sambil
memanyunkan bibirnya. Tatapannya masih saja lurus dan dingin. “kkk~ aku pikir
kau tidak punya perasaan seperti setan pada umumnya” kataku sambil terkekeh
pelan dengan nada mengejek.
“kau ini! Melihatku seperti ini kau masih bisa mengejekku. Tunggu saja , aku akan membalasmu” sahutnya. “tunggu sebentar. Kau bilang tadi eommaku akan memarahimu ? eommaku tidak mungkin tau jika kau sedang pergi bersamaku , kau bisa saja dengan mudah melarikan diri dan berpura-pura tidak mengetahui apa-apa nantinya jika aku tertabrak mobil tadi”
“kau sudah bosan hidup ? tampaknya kau ingin sekali tertabrak mobil tadi. Tau begitu aku tidak akan menolongmu.”
“aku hanya merasa kesepian ...”
entah kenapa setelah berkata seperti itu kyuhyun pun mendekatkan wajahnya ke wajahku seakan tak percaya dengan apa yang kukatakan tadi. Kyuhyun pun memelukku.
“aku kesepian sangat kesepian, aku benar-benar butuh teman. Hiks...” kataku sembari menangis di pelukan kyuhyun.
“kau tak perlu merasa kesepian, aku akan selalu menemanimu , kau tenang saja”
“gomawoyo ,kyu” “cheonma”
“kau ini! Melihatku seperti ini kau masih bisa mengejekku. Tunggu saja , aku akan membalasmu” sahutnya. “tunggu sebentar. Kau bilang tadi eommaku akan memarahimu ? eommaku tidak mungkin tau jika kau sedang pergi bersamaku , kau bisa saja dengan mudah melarikan diri dan berpura-pura tidak mengetahui apa-apa nantinya jika aku tertabrak mobil tadi”
“kau sudah bosan hidup ? tampaknya kau ingin sekali tertabrak mobil tadi. Tau begitu aku tidak akan menolongmu.”
“aku hanya merasa kesepian ...”
entah kenapa setelah berkata seperti itu kyuhyun pun mendekatkan wajahnya ke wajahku seakan tak percaya dengan apa yang kukatakan tadi. Kyuhyun pun memelukku.
“aku kesepian sangat kesepian, aku benar-benar butuh teman. Hiks...” kataku sembari menangis di pelukan kyuhyun.
“kau tak perlu merasa kesepian, aku akan selalu menemanimu , kau tenang saja”
“gomawoyo ,kyu” “cheonma”
***
“aku pulang” teriakku saat memasuki rumah. Hanya ahjumma
yang menyambutku . “dimana eomma ?” tanyaku pada ahjumma. “tuan dan nyonya
sedang pergi ke luar negeri. Beliau bilang, jika mereka akan pergi selama 2
minggu.” Jawabnya “ mwo ? 2 minggu ? kenapa mereka tidak pamit padaku ? aisshh”
kataku memanyunkan bibirku. “tuan mendapat tugas mendadak, dan nyonya
mendampinginya” “ahh... ya sudahlah , aku pergi ke kamar dulu ne, gomawoyo ahjumma”
“ne , cheonmayo”
“ne , cheonmayo”
Aku benar-benar sebal , aku tidak tau harus berbuat apa.
Entah apa yang membuat jari-jari tanganku tiba-tiba menelepon kyuhyun dengan
sendirinya. “yeoboseo~ kyuhyun-ah. Aku ingin pergi jalan-jalan sebentar ,apa
kau sedang sibuk ?. ah ne, aku menunggumu di taman, sampai jumpa nanti” kataku
menutup telepon dan langsung menuju taman , tempat kami biasa bertemu.
Detik demi detik berlalu, menit demi menit berlalu , tapi
kyuhyun tidak juga muncul. Sudah 1 jam aku menunggunya , dan aku sudah merasa
bosan. Aku berniat meninggalkan tempat ini , sebelum suara teriakan itu berhasil
menghentikanku. “kyuhyun-ah kau ini lama sekali. Kemana saja kau ?” kataku yang
langsung saja menyerocos tanpa mempedulikan kyuhyun yang baru saja datang. “kau
ini, umurmu lebih muda dariku. Tapi kenapa kau begitu pikun ?” sahutnya. “aish,
mianhae aku lupa kalau kakimu sedang sakit , sini aku bantu” kataku mendekati
kyuhyun. “ah , tidak usah. Aku masih bisa berjalan sendiri.”katanya “ aku yang
membuat kaki mu seperti ini. Jadi akulah yang akan menggantikan kakimu” kataku
dengan semangat. Dia hanya tersenyum . senyumnya hangat dan menenangkan. Ya
Tuhan, jika aku boleh meminta , aku akan meminta waktu berhenti disini dan aku
masih dengan senyumnya selamanya.
Kami pun duduk di kursi taman
sambil menikmati indahnya musim gugur ini bersama daun yang berjatuhan. “kau
tau?” kataku sambil melihat ke arah kyuhyun. “apa?” tanyanya kemudian. “aku
selalu merasa tenang dan nyaman setiap berada didekatmu.” Entah apa yang
membuatku mengatakan hal itu. “lalu ?” “kenapa kau bertanya seperti itu ?”
“kkk~ kau ini lucu sekali. Kau sebenarnya polos atau bodoh?” “maksudmu?”
“secara tidak langsung, bukannya kau sudah menyatakan perasaanmu ?”. aku
langsung salting saat dia berkata seperti itu, aku langsung memalingkan wajahku
untuk menyembunyikan wajah maluku. “kemarilah” katanya sambil meregangkan
tangannya. Aku masih saja menatapnya dengan ragu-ragu. “ kajja” katanya
kemudian sambil membawaku ke pelukannya. “biarkan seperti ini sebentar saja” katanya.
“kyu , s..sa..rang..hae..” kataku terbata-bata “nado chagiya” katanya mantap.
“kyu , s..sa..rang..hae..” kataku terbata-bata “nado chagiya” katanya mantap.
------------------------------------------------------------END--------------------------------------------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar